ARTIKEL TERBARU

BHAGAWAD GITA

Bab 10 – Alam Semesta nan Suci dan Agung [ page...

31. Di antara para penyuci Aku adalah sang Vayu (angin), di antara para pendekar (pahlawan) Aku adalah Sang Rama, di antara ikan Aku adalah...

Bab 04 – Doktrin (ajaran) Rahasia [ page 3 ]

21. Tidak mengharapkan apapun juga, hati dan dirinya terkendali, menanggalkan semua keserakahannya, dan bekerja dengan raganya saja - orang semacam ini tidak bertindak dosa. 22....

Bab 18 – Kata Terakhir [ page 5 ]

51. Penuh dengan pengertian yang bersih, secara tegar mengendalikan dirinya, menjauhi suara dan obyek-obyek sensual (indra-indra dan obyek-obyeknya), melepaskan rasa senang dan rasa benci akan...

Bab 17 – Tiga Jenis Kepercayaan [ page 2 ]

10. Makan yang tak segar, tak berasa, basi, cacat, tidak bersih adalah jenis makanan yang disukai oleh orang-orang yang bersifat tamasik. Makanan yang dimakan seseorang pun...

Empat Tipe Perempuan Jawa Kuno

oleh : Risa Herdahita Putri Perempuan Jawa Kuno dibagi dalam empat tipe, dari paling utama sampai paling buruk. KEN Angrok terperangah ketika tanpa sengaja melihat betis Ken Dedes....

Putru Saji Tarpana

OÝ AWIGNA ASTU NAMASIDA. IKI KRAMANING PUTRU SAJI TARPANA Wnang uncarakna ritatkalaning ngaskara Sanghyang Pirata, lwirnya: yan karya ngaben, benjang palêbon ngadaslêmah, uncarakna; yaning makirim, yadyan ring pangrorasan. Irika...

Sadpada Ngisep Kembang

Tuntunan Pamuspan

Pupuh Warga Sari

Kidung Pitra Yadnya

MAJAPAHIT

Kidung Dewa Yadnya

MENDAK BHATARA (wargasari) 1.Asep pejati wus katur, Mendak Ida Bhatarane, Peneteg lan canang arum, Canang gantal canang sari, Parekan pada menangkil, Pedek sami nunas ica, Ngadpada manyungsung, Mengaturang palinggih. 2.Tengeran Bhatara rawuh, Ketug lindu manggalana, Kilat...

Geguritan Ni Candrawati

Geguritan Lutung Mungil

Geguritan Margarana

Geguritan Yadnyawati

SUARAMANTRA

ART BY MANTRA ARDHANA

DHARMA YATRA

PARIKRAMAN PEMANGKU

Ngayaban Banten ( ke Luhur )

ACARA MENGAYABKAN (MENGHATUR-KAN) BANTEN SAJIAN KE LUHUR (Dewa Bhatara) Acara mengayabkan banten ke luhur (Dewa Bhatara) Pada acara persembahyangan harian Mengundang Dewa saksi Mengundang Dewa saksi (aspek Hyang Widhi...

Pendahuluan Mamuja

PENDAHULUAN MAMUJA Inilah PARIKRAMANING Kl PAMANGKU PURA tatkala menggelar puja-stawa-mantra dan seha (sontengan) dalam mengantar Persembahyangan Umum pada Pura Parhyangan Sakti yang diamong dan dipangkunya. PENDAHULUAN...

Penutup

PENUTUP DAN PARAMA SHANTI PINANDITA MELANJUTKAN PUJA PENGUSAN. Pelaksanaan penutup ini berbarengan dengan pada saat Pamangku Pembantu melayani petirtaan umat. Dengan demikian berakhirnya Upacara semakin cepat. Puja...

Makna Sanggah Turus Lumbung Dalam Hindu-Bali

Sanggah Turus Lumbung adalah sanggah yang terbuat dari pohon dapdap dan juga di awal pembuatan sanggah, banyak umat yang menggunakan pepohonan ini yang dipercayai...

Kidung Pitra Yadnya

I. Nedunang layon, pacang nyiramang GIRISA ooo/ooo/---/--o/ooo/o 1. Ata sedengira mantuk Sang Sura laga ringayun, Tucapa Aji Wirata karyasa nangisi weka, Pina hajengira laywan sang putrenalap iniwa, Pada litu hajeng...

Persiapan ke Pura

PERSIAPAN KE PURA Inilah PARIKRAMANING Kl PAMANGKU PURA tatkala menggelar puja-stawa-mantra dan seha (sontengan) dalam mengantar Persembahyangan Umum pada Pura Parhyangan Sakti yang diamong dan...

Penyucian Raga Sarire

PENYUCIAN RAGA SARIRA PARIKRAMANING PAMANGKU   Manganjali mengucapkan Mulastawa, mantra : OM AWIGHNAM ASTU NAMA SIDDHAM OM PRASADHA STHITI SARIRA SIWA SUCI NIRMALA YA NAMAH SWAHA. “OM, OM PADMASANA YA...

Ngelinggahang

NUWUR DEWA / NGELINGGIHANG A Pa De Ku Astra Mantra : (Magenta ngagem Sekar) OM UNG RAH PHAT ASTRA YA NAMAH. OM ATMA TATWATMA SUDHAMAM SWAHA OM OM KSAMA...

Banten Canang

Besar/kecilnya volume Banten Canang tergantung dari kemampuan riil kita. Maka disediakan sembilan alternatif volume banten sebagai berikut : mula-mula dibagi dalam 3 kelompok :...

KERAJAAN MAHABHARATA

Saka

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Saka dihuni oleh suku bangsa Saka yang merupakan kelompok bangsa Mlechcha, bersama dengan Yawana, Tushara dan Barbara. Mereka kemudian dikenal sebagai Scythian. Mereka...

Yawana

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Yawana atau Yona merupakan kerajaan yang berada di wilayah India Barat, bersama dengan kerajaan Sindhu, Madra, Kekeya, Gandhara and Kamboja seperti yang diuraikan...

Uttara Kuru

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Uttara Kuru berada di sebelah utara Himalaya. Kerajaan tersebut berbeda dengan kerajaan Dinasti Kuru yang dipimpin oleh Korawa dan Pandawa. Beberapa sejarawan mengidentifikasi...

Trigarta

Kerajaan Mahabaratha
Tiongkok Kerajaan Trigarta merupakan salah satu kerajaan yang muncul dalam kisah epik Mahabharata. Mahabharata menguraikan dua Kerajaan Trigarta yang berbeda, yang satu berada di barat...

PANDUAN RINGKAS MEBANTEN

Panduan rinkas mebanten [ bab 1 ]

Bab 1 TUJUAN LUHUR MEBANTEN Tujuan tertinggi dalam ajaran Hindu yang diharapkan dapat tercapai bagi semua mahluk adalah “moksartham jagadhita ya ca iti dharma”, yang berarti...

Panduan rinkas mebanten [ bab 2 ]

Bab 2 TRI MANGGALANING YADNYA Persembahan yang baik adalah persembahan yang memiliki kualitas kesucian. Karena dengan kualitas yang suci barulah persembahan bisa menjadi segel suci...

Panduan rinkas mebanten [ bab 3 ]

Bab 3 WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEBANTEN Kegiatan kita melaksanakan mebanten di lingkungan masing-masing sebagai jagadhita dharma, akan lebih baik jika dilaksanakan sesuai dengan putaran...

Panduan rinkas mebanten [ bab 4 ]

Bab 4 TEMPAT-TEMPAT MEBANTEN Kita mengetahui bahwa terkait mebanten, ada bentuk tradisi dan tattwa yang berbeda-beda diantara satu daerah dan daerah lainnya. Terdapat berbagai ragam...

RAMAYANA

Kekayi

Wiswamitra

Kumbakarna

Angada

CERITA MAHABHARATA

TOKOH DALAM CERITA MAHABHARATA

SUPPORT US BY VISITING MANTRA ARHANA INSTAGRAM