Kerajaan Rishika merupakan kerajaan yang dihuni bangsa Rishika dari wilayah Utara Himalaya dan mereka memiliki hubungan yang terbatas dengan kerajaan India lainnya. Kerajaan tersebut muncul dalam kisah epik Mahābhārata. Wilayah mereka termasuk Provinsi Xingjiang di China, sebelah timur Kashmir. Salah satu ksatria Pandawa, Arjuna, pernah mengunjungi kerajaan tersebut dan mengumpulkan upeti dalam misi mendukung upacara Rajasuya Raja Yudistira- Post view : (64)
Read MoreKerajaan Saka dihuni oleh suku bangsa Saka yang merupakan kelompok bangsa Mlechcha, bersama dengan Yawana, Tushara dan Barbara. Mereka kemudian dikenal sebagai Scythian. Mereka adalah peminum Soma, minuman memabukkan yang terkenal di kalangan para Dewa. Dalam Mahābhārata, kerajaan ini ikut berpartisipasi pada saat perang di Kurukshetra.
Kerajaan Salwa merupakan salah satu Kerajaan India Kuno yang berada di wilayah Barat dan muncul dalam kisah epik Mahābhārata. Kerajaan tersebut dekat dengan kerajaan Madra, seperti yang sering diuraikan dalam sastra. Ibukotanya bernama Saubha. Martikawati (alias Matika, Matrika, Matrikawati) juga muncul sebagai ibukota Kerajaan Salwa. Pangeran Satyawan yang terkenal berasal dari sana. Ia menikahi puteri Madra, Sawitri, anak Raja Aswapati dari Madra. Sejarahnya diuraikan dalam kitab Mahābhārata- Post view : (71)
Read MoreTiongkok
Kerajaan Trigarta merupakan salah satu kerajaan yang muncul dalam kisah epik Mahabharata. Mahabharata menguraikan dua Kerajaan Trigarta yang berbeda, yang satu berada di barat dekat dengan Kerajaan Siwi, dan di utara dekat Kerajaan Kuru. Kerajaan Trigarta Utara kini diklaim sebagai Distrik Kangra di Himachal Pradesh, India, ke sebelah barat wilayah Punjab. Para Raja Trigarta merupakan sekutu Duryodhana dan musuh para Pandawa dan Wirata. Ibukotanya bernama Prasthala. Kerajaan tersebut turut berpartisipasi dalam perang di Kurukshetra dan memihak Pandawa. Pada saat perang, satu divisi besar dari pasukan Trigarta bernama Samsaptakas dibasmi oleh Arjuna. Kerajaan ini mengerahkan seluruh kemampuannya demi membela Duryodana namun tidak berhasil dan sebaliknya mati di tangan Pandawa.- Post view : (70)
Read MoreKerajaan Uttara Kuru berada di sebelah utara Himalaya. Kerajaan tersebut berbeda dengan kerajaan Dinasti Kuru yang dipimpin oleh Korawa dan Pandawa. Beberapa sejarawan mengidentifikasi kerajaan tersebut sebagai wilayah Kirgistan di Asia Tengah.
Dalam Mahābhārata, Uttara Kuru digambarkan sebagai negeri yang indah. Di sana merupakan pemukiman para Siddha. Pepohonan di sana selalu berbuah dan berbunga sepanjang tahun. Buahnya nikmat dan rasanya tergantung kepada kemauan pemetiknya. Pria dan wanita di sana keturunan Dewa, parasnya tampan dan cantik. Danau di sana menyejukkan dan jernih bagai kristal. Di tempat itu juga dapat ditemukan pasir yang halus dan berwarna keemasan.- Post view : (65)
Kerajaan Wangga (ejaan Sansekerta: Vanga) merupakan kerajaan yang terletak di wilayah India Timur, yang mana di masa sekarang bernama Benggala. Bangsa di sana merupakan penjelajah lautan. Para pendiri kerajaan di wilayah India Timur yaitu: Angga, Wangga, Kalingga, Pundra, dan Suhma — memiliki leluhur yang sama. Angga, Wangga dan Kalingga dikatakan sebagai kerajaan yang dekat dalam Bharatawarsha (India Kuno). Konon di Wangga dan Kalingga terdapat berbagai tempat-tempat suci dan Arjuna pernah mengunjungi semuanya, pada saat berziarah mengarungi daratan India selama 12 tahun.
Pendiri lima kerajaan di India Timur memiliki leluhur yang sama. Mereka semua diadopsi oleh seorang Raja bernama Bali, yang lahir sebagai putera Gautama Dirghatama, yang tinggal di Magadha dekat dengan kota Girivraja.
- Post view : (66)
Kerajaan Yawana atau Yona merupakan kerajaan yang berada di wilayah India Barat, bersama dengan kerajaan Sindhu, Madra, Kekeya, Gandhara and Kamboja seperti yang diuraikan dalam Mahābhārata. Dalam catatan sejarah, nama tersebut merujuk kepada Yunani atau Arab, yang mengakibatkan banyak terjadi kesalahpahaman. Kemudian Kerajaan Yawana dalam Mahābhārata dianggap sebagai koloni bangsa Yunani di wilayah India Barat.
Kerajaan Yaksha
Kerajaan Youdheya- Post view : (71)
Read MorePangeran Abimanyu (kiri) dan istrinya,
Utara (kanan)
Tokoh dalam mitologi Hindu
Nama: Abimanyu
Nama lain: Parthasuta;
Parthātmaja (Partha-Atmaja)
Aksara Dewanagari: अभिमन्यु
Ejaan Sanskerta: Abhiman’yu
Muncul dalam kitab: Mahabharata
Asal: Hastinapura, Kerajaan Kuru
Kasta: Ksatriya
Senjata: Panah
Pasangan: Utara
Anak: Parikesit
Abimanyu
Abimanyu (Sanskerta: अभिमन्यु, abhiman’yu) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata. Ia adalah putera Arjuna dari salah satu istrinya yang bernama Subadra. Ditetapkan bahwa Abimanyu-lah yang akan meneruskan Yudistira. Dalam wiracarita Mahabharata, ia dianggap seorang pahlawan yang tragis. Ia gugur dalam pertempuran besar di Kurukshetra sebagai kesatria termuda dari pihak Pandawa, karena baru berusia enam belas tahun. Abimanyu menikah dengan Utara, puteri Raja Wirata dan memiliki seorang putera bernama Parikesit, yang lahir setelah ia gugur.Daftar isi [tampilkan]
Arti nama
Abimanyu terdiri dari dua kata Sanskerta, yaitu abhi (berani) dan man’yu (tabiat). Dalam bahasa Sansekerta, kata Abhiman’yu secara harfiah berarti “ia yang memiliki sifat tak kenal takut” atau “yang bersifat kepahlawanan”.
Kelahiran, pendidikan, dan pertempuran
Saat belum lahir karena berada dalam rahim ibunya, Abimanyu mempelajari pengetahuan tentang memasuki formasi mematikan yang sulit ditembus bernama Chakrawyuha dari Arjuna. Mahabharata menjelaskan bahwa dari dalam rahim, ia menguping pembicaraan Kresna yang sedang membahas hal tersebut dengan ibunya, Subadra. Kresna berbicara mengenai cara memasuki Chakrawyuha dan kemudian Subadra (ibu Abimanyu) tertidur maka sang bayi tidak memiliki kesempatan untuk tahu bagaimana cara meloloskan diri dari formasi itu.- Post view : (69)
Read More