ARTIKEL TERBARU

BHAGAWAD GITA

Bab I ~ Gundahnya Sang Arjuna [ page 3 ]

16. Raja Yudhistira, putra ibu Kunti, meniup Anantawijaya, Nakula dan Sahadewa masing-masing meniup Sugosha dan Manipuspaka. • Raja Yudhistira: Yang tertua di antara Pandawa adalah seorang maha-raja...

Bab 12 – Jalan Dedikasi (Bhakti)

Berkatalah Arjuna: 1. Para pemuja yang selalu harmonis, memujaMu, dan para pemuja lainnya yang memuja Yang Tak Terbinasakan, Yang Tak Berbentuk - di antara mereka ini,...

Bab 17 – Tiga Jenis Kepercayaan [ page 1 ]

Berkatalah Arjuna: 1. Mereka yang tidak kenal akan kaidah-kaidah suci ini, tetapi mempersembahkan pengorbanan dengan kepercayaan (iman) --bagaimanakah keadaan mereka ini, oh Kreshna? Apakah (mereka) ini...

Bab 05 – Jalan Penyerahan [ page 2 ]

11. Para yogi, sambil melepaskan keterikatannya, bekerja mempergunakan tubuh, pikiran, intelektual (buddhi), atau dengan indra-indra mereka demi penyucian jiwa mereka. Seorang karma-yogi yang sejati merasa bahwa...

Empat Tipe Perempuan Jawa Kuno

oleh : Risa Herdahita Putri Perempuan Jawa Kuno dibagi dalam empat tipe, dari paling utama sampai paling buruk. KEN Angrok terperangah ketika tanpa sengaja melihat betis Ken Dedes....

Putru Saji Tarpana

OÝ AWIGNA ASTU NAMASIDA. IKI KRAMANING PUTRU SAJI TARPANA Wnang uncarakna ritatkalaning ngaskara Sanghyang Pirata, lwirnya: yan karya ngaben, benjang palêbon ngadaslêmah, uncarakna; yaning makirim, yadyan ring pangrorasan. Irika...

Sadpada Ngisep Kembang

Tuntunan Pamuspan

Pupuh Warga Sari

Kidung Pitra Yadnya

MAJAPAHIT

Kidung Wargasari

1. Ida Ratu saking luhur, kawula nunas lugrane, mangda sampun titiang tandruh, mangayat Bhatara mangkin, titiang ngaturang pejati, canang suci lan daksina, sarwa sampun puput,...

Geguritan Watugunung

Geguritan Margarana

Geguritan Sudhamala

Geguritan Arya Tangkas

SUARAMANTRA

ART BY MANTRA ARDHANA

DHARMA YATRA

PARIKRAMAN PEMANGKU

Anglukat Bebantenan ( seha )

ANGLUKAT BEBANTENAN ( seha ) PARIKRAMANING PAMANGKU Inilah PARIKRAMANING Kl PAMANGKU PURA tatkala menggelar puja-stawa-mantra dan seha (sontengan) dalam mengantar Persembahyangan Umum pada Pura Parhyangan Sakti...

Menurunkan Tirta wasuh pada

MENURUNKAN TIRTA WASUH PADA DAN BERTIRTA Nunas dan menurunkan tirta wasuhpada di pelinggih Dengan sikap menyembah tanpa sekardi ubun-ubun, sontengan : OM PUKULUN PADUKA DEWA BHATARA SIWA MURTI...

Sanggah Kamulan Dalam Hindu Bali

Sanggah Kamulan berasal dari dua kata yaitu: sanggah (sanggar) yang artinya tempat pemujaan dan kamulan artinya (mula) artinya akar, umbi, dasar, permulaan, asal. Kamulan...

Kayu Dapdap

Menyebut nama Kayu Dapdap, maka dalam pembuatan berbagai sarana upacara atau bebantenan Kayu Dapdap ini sangat sering disebutkan dan dibutuhkan untuk melengkapinya. Bahkan sebelum...

Pupuh Warga Sari

Pupuh Warga Sari puniki inggih punika pangeling-eling indik ilen karya, papeson miwah ayahan krama desa adat Buruan rikala nyambut piodalan ageng ring Kahyangan tiga. (kasurat...

Ngayab Banten ke Sor ( Bhuta Kala )

NGAYAB (MENGATURKAN) BANTEN KE SOR (bhuta kala) Mengundang Bhuta kala (sikap memakai genta) mantra: OM SANG KALA EKAWARA, SANG KALA DWI WARA, SANG KALA TRI WARA, MANUSANIRA...

Persiapan ke Pura

PERSIAPAN KE PURA Inilah PARIKRAMANING Kl PAMANGKU PURA tatkala menggelar puja-stawa-mantra dan seha (sontengan) dalam mengantar Persembahyangan Umum pada Pura Parhyangan Sakti yang diamong dan...

Maha Mrityunjaya Mantra

Dua mantra besar Veda adalah mantra Gayatri dan Maha Mrityunjaya Mantra. Gayatri mantra, dengan menciptakan getaran kuat, menghilangkan kesedihan yang lahir dari ketidaktahuan. Ini...

Parikramaning Pamangku

Parikramaning Pamangku I. PERSIAPAN KE PURA Penyucian diri secara sekala Memakai Busana Sembahyang dirumah Sesampai di Pura Membersihkan tempat tirta Menata Banten II. PENYUCIAN RAGA SARIRA Duduk bersila Asuci Laksana III. ANGALUKAT BANTEN (SEHA) IV. PENDAHULUAN...

KERAJAAN MAHABHARATA

Saka

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Saka dihuni oleh suku bangsa Saka yang merupakan kelompok bangsa Mlechcha, bersama dengan Yawana, Tushara dan Barbara. Mereka kemudian dikenal sebagai Scythian. Mereka...

Trigarta

Kerajaan Mahabaratha
Tiongkok Kerajaan Trigarta merupakan salah satu kerajaan yang muncul dalam kisah epik Mahabharata. Mahabharata menguraikan dua Kerajaan Trigarta yang berbeda, yang satu berada di barat...

Rishika

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Rishika merupakan kerajaan yang dihuni bangsa Rishika dari wilayah Utara Himalaya dan mereka memiliki hubungan yang terbatas dengan kerajaan India lainnya. Kerajaan tersebut...

Yawana

Kerajaan Mahabaratha
Kerajaan Yawana atau Yona merupakan kerajaan yang berada di wilayah India Barat, bersama dengan kerajaan Sindhu, Madra, Kekeya, Gandhara and Kamboja seperti yang diuraikan...

PANDUAN RINGKAS MEBANTEN

Panduan rinkas mebanten [ bab 1 ]

Bab 1 TUJUAN LUHUR MEBANTEN Tujuan tertinggi dalam ajaran Hindu yang diharapkan dapat tercapai bagi semua mahluk adalah “moksartham jagadhita ya ca iti dharma”, yang berarti...

Panduan rinkas mebanten [ bab 2 ]

Bab 2 TRI MANGGALANING YADNYA Persembahan yang baik adalah persembahan yang memiliki kualitas kesucian. Karena dengan kualitas yang suci barulah persembahan bisa menjadi segel suci...

Panduan rinkas mebanten [ bab 3 ]

Bab 3 WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEBANTEN Kegiatan kita melaksanakan mebanten di lingkungan masing-masing sebagai jagadhita dharma, akan lebih baik jika dilaksanakan sesuai dengan putaran...

Panduan rinkas mebanten [ bab 4 ]

Bab 4 TEMPAT-TEMPAT MEBANTEN Kita mengetahui bahwa terkait mebanten, ada bentuk tradisi dan tattwa yang berbeda-beda diantara satu daerah dan daerah lainnya. Terdapat berbagai ragam...

RAMAYANA

Sumali

Satrugna

Aksayakumara

Kerajaan Alengka

Sugriwa

Bharata

CERITA MAHABHARATA

TOKOH DALAM CERITA MAHABHARATA

SUPPORT US BY VISITING MANTRA ARHANA INSTAGRAM