LAST UPDATE

SINGA WILWATIKTA

Di puncak kejayaan Majapahit, Raja Hayam Wuruk memimpin sebuah kerajaan yang tak tertandingi di Nusantara. Namun, di balik keagungan istana, persekongkolan politik, perang, dan...

SASTRA

Sangkan Paraning Dumadi

SANGKAN PARAN #1 Wacana ‘Paraning Dumadi’ yang dikirimkan ke saya dan kemudian saya teruskan kepada para sejawat semua kiranya perlu menjadi perhatian kita semua. Marilah...

HINDU

MAJAPAHIT

Serat Darmogandul

BEBUKA Sinarkara sarjunireng galih, myat carita dipangiketira, kiyai Kalamwadine, ing nguni anggeguru, puruhita mring Raden Budi, mangesthi amiluta, duta rehing guru, sru sêtya...

Manuskrip Nagarakretagama

Gajah Mada

TOKOH Mahabharata

Gandari

Tokoh dalam mitologi Hindu Nama: Gandari Aksara Dewanagari: गांधारी Ejaan Sanskerta: Gāndhārī Asal: Kerajaan Gandhara Pasangan: Dretarastra Gandari (Sansekerta:गांधारी; Gāndhārī) adalah nama seorang tokoh dalam wiracarita Hindu, Mahabharata. Dalam kisah,...

Kunti

Pandu

- Advertisement -

Most Popular

Bhagawadgita

PANDUAN RINGKAS MEBANTEN

Panduan rinkas mebanten [ bab 5 ]

Bab 5  TATA CARA MENGHATURKAN Bab ini adalah mengenai tattwa yang harus kita ketahui mengenai tata cara menghaturkan persembahan. MEMBERSIHKAN DIRI Sebelum kita mebanten, terlebih dahulu kita...

Panduan rinkas mebanten [ bab 4 ]

Bab 4 TEMPAT-TEMPAT MEBANTEN Kita mengetahui bahwa terkait mebanten, ada bentuk tradisi dan tattwa yang berbeda-beda diantara satu daerah dan daerah lainnya. Terdapat berbagai ragam...

Panduan rinkas mebanten [ bab 3 ]

Bab 3 WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEBANTEN Kegiatan kita melaksanakan mebanten di lingkungan masing-masing sebagai jagadhita dharma, akan lebih baik jika dilaksanakan sesuai dengan putaran...

Panduan rinkas mebanten [ bab 1 ]

Bab 1 TUJUAN LUHUR MEBANTEN Tujuan tertinggi dalam ajaran Hindu yang diharapkan dapat tercapai bagi semua mahluk adalah “moksartham jagadhita ya ca iti dharma”, yang berarti...

Panduan rinkas mebanten [ bab 6]

Bab 6 TATTWA PADA CANANG DAN SEGEHAN Leluhur kita di Bali dan Nusantara memiliki pengetahuan spiritual yang sangat tinggi dan luhur. Diajarkan dan dikembangkan selama lebih...

WAYANG

Salya Membuka Rahasia Kematiannya

  Waktu muda bernama Narasoma. Ia anak Prabu mandrapati raja Mandaraka. mempunyai adik perempuan bernama Madrim menikah dengan Pandu berputra kembar, Nakula Sadewa. Istrinya bernama...

Durgandini

  Orang-orang memanggilku Durgandini, perempuan berbau amis. Sebutan yang amat merendahkan dan melecehkan sekali. Tapi itulah kenyataan yang terjadi pada diriku. Sejak lahir aku sudah...

Mahabharata

Wesampayana

Wesampayana adalah murid dari Bagawan Byasa. Tokoh inilah yang menceritakan wiracarita Mahabharata kepada prabu Janamejaya.

Mahabharata

Mahabharata (Sansekerta: महाभारत) adalah sebuah karya sastra kuno yang konon ditulis oleh Begawan Byasa atau Vyasa dari India. Buku ini terdiri dari delapan belas kitab,...

Bab 11- Transformasi Sang Kresna [ page 2 ]

11. Dengan memakai kalungan-kalungan bunga dan jubah-jubah sorgawi semerbak mewangi dengan wewangian sorgawi, penuh dengan kemukjizatan, terang-benderang, tanpa batas dan wajah yang memandang ke...

Pandawa

Para Pandawa dan istri mereka dalam lukisan India. Keterangan: Nakula dan Sadewa (kiri-kanan atas), Arjuna (kanan bawah), Bima (kiri bawah), Yudistira dan Dropadi (tengah). Pandawa...

40. Saat-Saat Sebelum Perang

40. Saat-Saat Sebelum Perang Hampir semua orang sudah siap berperang. Kedua belah pihak telah berkumpul di kubu masing-masing. Demi kehormatan dan kemuliaan perang kaum kesatria, mereka bertekad untuk...

Bab 02 – Dimulailah Ajaran Bhagavat Gita

Berkatalah Sanjaya : 1. Sang Kreshna pun penuh dengan perasaan iba bersabda kepada Arjuna yang sedang dalam keadaan gundah, dan kedua matanya penuh dengan linangan air mata dan merasa dirinya tanpa semangat dan harapan lagi. Berkatalah Sang Kreshna Yang Maha Pengasih : 2. Dari manakah timbulnya depresi batinmu ini, pada saat-saat yang penuh dengan krisis seperti ini? Menolak berperang adalah tidak pantas untuk seorang Aryan. Penolakan ini akan menutup pintu masuk ke sorga. Penolakan ini adalah puncak dari kehinaan, oh Arjuna! 3. Janganlah bertindak sebagai seorang pengecut, oh Arjuna! Tiada laba yang akan kau petik dari kelakuanmu ini. Buanglah jauh-jauh kelemahan hatimu. Bangkitlah, wahai Arjuna! Berkatalah Arjuna : 4. Bagaimana mungkin, wahai Kreshna, daku menyerang Bhisma dan Drona dengan panah-panahku dalam perang ini? Bukankah mereka sebenarnya layak untuk dijunjung tinggi, oh Kreshna?

KERAJAAN MAHABHARATA

Rishika

Saka

Trigarta

Uttara Kuru

Wangga

OUR VISITOR :

197799
Users Today : 42
Users Yesterday : 71
Users This Month : 214
Users This Year : 11558
Total Users : 197799
Views Today : 44
Views Yesterday : 76
Total views : 300279
Who's Online : 0